Minggu, 23 Maret 2014

Kafilah Indramayu Target Masuk 5 Besar

            INDRAMAYU 23/3/2014 – Kafilah Kabupaten Indramayu menargetkan masuk kedalam posisi 5 besar pada pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXXIII tingkat Provinsi Jawa Barat yang berlangsung di Kabupaten Kuningan. Hal itu terungkap ketika Ketua LPTQ Kabupaten Indramayu H. Wahidin, MM memberikan laporan pada pelepasan peserta MTQ ke-XXXIII yang berlangsung di Pendopo Aria Wiralodra, Minggu (23/3/2014).

            Wahidin menambahkan, kafilah Kabupaten Indramayu berjumlah sebanyak 71 orang yang terdiri dari pria 50 orang dan wanita 21 orang yang merupakan peserta 33 orang, panitia 25 orang dan pelatih 8 orang. MTQ diselenggarakan selama 7 hari mulai tanggal 24-29 Maret 2014. Pelaksanaan MTQ bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan umat islam terhadap Al-Qur’an mulai dari membaca, memahami, menghapal, mensyarah, menafsirkan hingga mengaktualisasikan nilai-nilai luhur isi kandungan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

            “Dari cabang yang dilombakan pada MTQ ini kami telah menyelenggarakan pembinaan peserta secara intensive dengan dewan hakim MTQ Provinsi Jawa Barat baik di dalam kota maupun diluar kota Indramayu,” kata Wahidin.

            Sementara itu Wakil Bupati Indramayu Drs. H. Supendi, M.Si mengatakan, target masuk kedalam posisi 5 besar merupakan target yang realistis sebab Kabupaten Indramayu memiliki segudang kafilah yang sarat prestasi. Guna merangsang prestasi agar lebih optimal, Bupati Indramayu telah menyiapkan penghargaan khusus terutama bagi yang menjadi terbaik di cabang masing-masing.

“MTQ jangan diartikan sebagai perlombaan yang muaranya kalah atau menang, tetapi harus dimaknai sebagai media untuk melakukan evaluasi, sejauhmana kualitas kedekatan antara perilaku kehidupan kita dengan nilai-nilai moral yang menjadi pesan utama Al - Qur’an. Selain itu, MTQ dapat dijadikan salah satu wahana untuk menggali nilai-nilai Al - Qur’an yang bersifat universal, yang selanjutnya nilai-nilai tersebut diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari sebagai upaya membumikan pesan-pesan Al - Qur’an. Mari kita jadikan Al-Qur’an sebagai bacaan terbaik dan sumber dari segala sumber ilmu yang akan menuntun kita dalam mengarungi kehidupan baik di dunia maupun akhirat,” katanya. (deni/humasindramayu)

 

0 komentar: