PAMERAN KREASI SISWA 2013

Pameran pekan kreativitas siswa Indramayu yang diikuti oleh sekitar 50 stan sekolah baik negeri maupun swasta Se Kabupaten Indramayu yang digelar di Alun-Alun Pendopo setempat secara resmi dibuka oleh Bupati Indramayu Hj. Anna Sophanah Minggu siang (29 September 2013).

GERAKAN PEMBANGUNAN KAMPUNG - GERBANG KAMPUNG

Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) Republik Indonesia DR. HR. Agung Laksono meresmikan Gerakan Pembangunan Kampung (Gerbang Kampung) di Desa Sumberjaya Kecamatan Kroya, Jum'at pagi (12/7

INDRAMAYU KEMBALI RAIH ADIPURA

Bupati Indramayu Hj. Anna Shopanah Irianto sedang menerima Piala Adipura dari Presiden RI Susilo Bambang Yodhoyono, Senin (10/6), di Istana Negara Jl Medan Merdeka Negara.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Selasa, 16 Februari 2016

Pasangan Anna Sophanah – Supendi dilantik


                Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Indramayu Hj. Anna Sophanah dan H. Supendi periode 2016 – 2021 akhirnya dilantik oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan atas nama Menteri Dalam Negeri , di Gedung Merdeka Bandung, Rabu (17/02/2016).

                Pelantikan ini merupakan klimaks dari pelaksanaan Pilkada serentak pada tanggal 9 Desember 2015 yang lalu yang dilaksanakan di berbagai wilayah di Jawa Barat. Pelantikan ini dilaksanakan setelah semua tahapan pilkada selesai dan menungu putusan final dari Mahkamah Konstitusi yang menyelesaiakan perselisihan  sengketa Pilkada diberbagai daerah.

                Pelantikan bupati dan wakil bupati serta walikota dan wakil walikota di Jawa Barat yang dilaksanakan secara serempak tersebut berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 131.32-397 dan Nomor 131.32.398 tentang Pengangkatan Bupati dan Wakil Bupati Indramayu Provinsi Jawa Barat

                Secercah harapan, asa, dan keinginan terbersit dari kehadiran pemimpin baru di Kabupaten Indramayu ini. Apalagi masih banyak beberapa program dan kegiatan yang belum bisa diselesaiakan, diharapkan di kesempatan kedua ini  pekerjaan rumah yang  belum selesai bisa segera direalisasikan sehingga harapan masyarakat akan kemajuan daerahnya yang bisa maju pesat bisa diwujudkan.

                Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dalam sambutannya mengatakan, setelah pelantikan ini bupati dan wakil bupati harus langsung bekerja dan tancap gas karena sudah ditunggu oleh rakyatnya. Kemudian, yang juga harus diperhatikan adalah janji-janji  kampanye yang harus dilaksanakan dan segera dirumuskan dalam RPJMD selama 5 tahun mendatang.

                Sementara itu, Bupati Indramayu Hj. Anna Sophanah mengatakan, pihaknya segera melakukan  pekerjaan yang selama ini masih menjadi pekerjaan rumah bagi dirinya. Dalam waktu dekat ini program kerja selama lima tahun kedepan sgera disusun dalam bentuk dokumen  RPJMD.

                "Banyak aspirasi yang masuk ke saya selama masa kampanye dan juga selama menjabat. Untuk itu dalam waktu dekat ini segera disusun. Peningkatan infrasyruktur, pelayanan public, dan penciptaan lapangan kerja masih mendominasi dan menjadi harapan masyarakat Kabupaten Indramayu," katanya. DENI SANJAYA / Bagian Humas dan Protokol Setda Indramayu

               

               

               


Selasa, 09 Februari 2016

Maksimalkan Perbaikan Saluran Irigasi


            Saluran irigasi di wilayah Kabupaten Indramayu baik dalam kewenangan Pemerintah Kabupaten Indramayu, provinsi, dan juga BBWS banyak yang harus segera diperbaiki. Hal ini ditegaskan Penjabat Bupati Indramayu Ir. Toto Mohamad Toha, M.Ag seusai meninjau langsung lokasi jebolnya tanggul Cimanuk di Kecamatan Cantigi, Selasa (09/02/2016).

            Menurut Toto, setelah melakukan peninjauan diberbagai wilayah memang beberapa tanggul yang berada diwilayah BBWS banyak yang kritis. Namun demikian, kritisnya tanggul-tanggul ini harus segera dilaukan perbaikan mengingat musim hujan saat ini mulai sangat tinggi.

            "Ada beberapa wilayah di sepanjang Cimanuk yang masuk dalam Kecamatan Cantigi, dan Lohbener kondisinya sudah mulai tergerus. Ini harus segera ditangani secara cepat sebelum bencana lainnya mengintai kita," kata Toto.

            Seusai melakukan peninjauan di Kecamatan Cantigi, selanjutnya bergeser ke wilayah Kecamatan Widasari. Di kecamatan tersebut juga banyak ditemui adanya tanggul yang kritis, ditambah dengan pintu irigasi yang rusak dan tidak berfungsi sehingga menganggu porses jalannya air.

            "Perlu perbaikan, bukan hanya mengatur air namun juga teknis lainnya. Kewenangan dan tanggung jawab kabupaten, provinsi, dan BBWS harus segera dikerjakan. Semua kerusakan harus segera diinventarisir dan nanti ketahuan siapa yang paling bertanggungjawab. Mudah-mudahan bisa dilakukan secepatnya," katanya.

            Sementara itu Kepala Pelaksana BPBD Indramayu, Edi Kusdiana menjelaskan, selain tanggul di Waledan Kecamatan Cantigi, tanggul yang mengalami jebol juga adalah saluran induk barat di BT-11a, Desa Jatisura, Kecamatan Cikedung, Akibatnya ratusan hektare areal persawahan terendam,

"Tanggul mengalami erosi sebelum akhirnya jebol. Ini disebabkan curah hujan yang tinggi sehingga aliran sungai sangat deras dan melimpah, ucapnya.

 

Akibat jebolnya tanggul tersebut, ratusan hectare areal persawahan  terendam air. Di antaranya 200 hektare sawah di Desa Jambak dan 10 hektare di Desa Jatisura. DENI SANJAYA / Bagian Humas dan Protokol Setda Indramayu

 

Selasa, 02 Februari 2016

TPA Pecuk dicontoh Jawa Barat


TPA Pecuk dicontoh Jawa Barat

            Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Pecuk di Kecamatan Sindang terus mendapatkan perhatian dari berbagai pihak. Setelah sebelumnya menjadi percontohan TPA terpadu oleh Kementrian Pekerjaan Umum. Kini DPRD Jawa Barat mengapresiasi apa yang sudah dilakukan oleh TPA Pecuk tersebut.

            Kedatangan Pansus 2 DPRD Provinsi Jawa Barat ke Pendopo Indramayu, Selasa (02/02/2016) tersebut dalam rangka belajar tentang pengelolaan sampah TPA Pecuk yang dilakukan oleh Pemkab Indramayu. Apalagi Kabupaten Indramayu telah meraih 7 kali penghargaan Adipura dari Presiden RI.

            Penjabat Bupati Indramayu, Ir. Toto Mohamad Toha, M.Ag menjelaskan keseriusan di bidang persampahan  ini adalah dijadikannya Indramayu sebagai proyek percontohan (pilot project) pengolahan sampah di wilayah pesisir oleh Satuan Kerja Program Penyehatan Lingkungan (Satker PPLP) di bawah Ditjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum. Hal ini dikarenakan Pemerintah Kabupaten Indramayu dianggap berhasil dalam mengelola sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Pecuk di Kecamatan Sindang.

            Toto menambahkan, timbunan sampah di Kabupaten Indramayu saat ini mencapai 982 ton per hari, sementara yang bisa masuk ke TPA Pecuk dan TPA Kertawinangun sebanyak 125 ton per hari. Apabila melihat dari jumlah sampah dan juga TPA yang ada masih harus ada peningkatan dan perluasan sarana dan prasarana lainnya.

            Sementara itu pimpinan rombongan DPRD Jawa Barat, Syaifuddin Zuhri  menjelaskan, pengelolaan TPA Pecuk di Kabupaten Indramayu sangat luar biasa karena mampu menghantarkan Indramayu meraih Adipura untuk ke 7 kalinya.

            Menurutnya, TPA Pecuk sudah menerapkan pengelolaan terpadu karena sudah ada pengelolaan sampah yang menghasilkan kompos, juga sudah ada pengelolaan air limbah, ruang terbuka hijau, dan kini tengah merancang kerjasama dengan perusahaan gas untuk mengelola biogas.

            "Apa yang sudah dilakukan TPA Pecuk ini sangat luar biasa, karena sudah menerapkan pengelolaan sampah terpadu. Namun demikian, masih ada yang harus diperbaiki diantaranya adalah perluasan lahan dan juga rencana kerjasama dalam pengelolaan biogas. In Shaa Allah kami akan support TPA Pecuk ini supaya bisa lebih maju lagi," katanya. DENI SANJAYA / Bagian Humas dan Protokol Setda Indramayu

Senin, 01 Februari 2016

Calon Kapolres Belajar di Indramayu

Calon Kapolres Belajar di Indramayu

                Para calon Kapolres dari seluruh Indonesia belajar pengalaman dan social kemasyarakatan di Kabupaten Indramayu. Kedatangan mereka di terima oleh Penjabat Bupati Indramayu, Ir. Toto Mohamad Toha, M.Ag di Pendopo Indramayu, Selasa (02/02/2016).

                Menurut Dosen Pembimbing Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Kombes Pol. Drs. Edi Purwanto menjelaskan, kunjungan lapangan ini sebagai syarat para mahasiswa untuk memenuhi tugas akhir. Salah satunya adalah melakukan kunjungan lapangan keberbagai daerah yang telah ditetapkan.

                Para mahasiswa PTIK ini ditempatkan di Kabupaten Indramayu selama 5 hari dan akan banyak menggali potensi dan juga permasalahan yang muncuk di Indramayu. Salah satu point penting adalah keberadaan objek vital Pertamina RU VI Balongan dan Pertamina unit lainnya yang selama ini masih terjadi konflik dengan masyarakat baik yang disebabkan oleh CSR maupun juga lingkungan.

                "Selama di Indramayu mereka ini mengunjungi tokoh masyarakat, pelaku industry, pangkalan ojeg, muspida, serta unsur lainnya yang dianggap perlu," kata Edi Purwanto.

                Sementara itu Penjabat Bupati Indramayu, Ir. Toto Mohamad Toha menjelaskan, Kabupaten Indramayu sebagai daerah pantai memiliki karakteristik yang unik dibandingkan dengan daerah lain. Namun demikian, masyarakatnya senang dengan kedamaian. Hal itu dibuktikan dengan pelaksanaan Pilkada serentak pada 9 Desember 2015 kemaren yang berjalan lancer dan damai.

                Kedatangan mahasiswa PTIK itu diharapkan bisa saling bertukar informasi terkait dengan kondisi Indramayu. Karena dimungkinkan kelak nanti ketika selesai kuliah mereka ditugaskan di Kabupaten Indramayu. DENI SANJAYA / Bagian Humas dan Protokol Setda Indramayu

Minggu, 17 Januari 2016

Transisi, Pemkab Indramayu Harus Tetap Jalan

                Pergantian kepemimpinan di Kabupaten Indramayu tidak boleh menghentikan jalannya pemerintahan di Kabupaten Indramayu. Untuk itu, dimasa transisi saat ini para penyelenggara pemerintahan harus benar-banar paham dengan tugasnya  sehingga pelayanan kepada masyarakat harus tetap berjalan.

                Hal tersebut ditegaskan Penjabat Bupati Indramayu Ir. Toto Mohamad Toha, M.Ag ketika menjadi inspektur pada upacara pengibaran bendera merah putih, Senin (18/01/2016) yang berlangsung di Alun-Alun Indramayu.

                Menurut Toto, program dan kegiatan pada tahun anggaran 2016 sekarang ini berada pada masa transisi, karena sebagian besar masih mengacu pada RPJMD tahun 2010 – 2015, sedangkan RPJMD 2016 – 2020 baru akan disususn oleh bupati definitive.

                Sehubungan dengan hal itu, diharapkan kepada seluruh apartur di lingkungan Pemkab Indramayu  hendaknya tetap berpegang pada prinsip-prinsip dasar penggunaan anggaran takni taat kepada semua ketentuan, efektif, efeisien, terkendali dan terarah, serta tetap memegang prinsip kehati-hatian.

                Selanjutnya juga diharapkan bisa segera menyusun dan merencanakan program-program dan kegiatan dengan mengacu pada sisa target capaian kinerja 2010-2015, kemudian juga harus disesuaikan dengan pemerintah pusat dan provinsi. Serta disesuaikan juga dengan kampanye sebagaimana yang disamapaikan oleh bupati dan wakil bupati terpilih, program dan kegiatan tersebut akan menjadi substansi dari RPJMD tahun 2016 – 2020.

                Pada kesempatan itu juga diserahkan SK Pensiun bagi 17 PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu dan juga diserahkan bantuan kepada PNS yang meninggal dunia sebanyak 13 orang yang diserahkan oleh PT Taspen. DENI SANJAYA / Bagian Humas dan Protokol Setda Indramayu