PAMERAN KREASI SISWA 2013

Pameran pekan kreativitas siswa Indramayu yang diikuti oleh sekitar 50 stan sekolah baik negeri maupun swasta Se Kabupaten Indramayu yang digelar di Alun-Alun Pendopo setempat secara resmi dibuka oleh Bupati Indramayu Hj. Anna Sophanah Minggu siang (29 September 2013).

GERAKAN PEMBANGUNAN KAMPUNG - GERBANG KAMPUNG

Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) Republik Indonesia DR. HR. Agung Laksono meresmikan Gerakan Pembangunan Kampung (Gerbang Kampung) di Desa Sumberjaya Kecamatan Kroya, Jum'at pagi (12/7

INDRAMAYU KEMBALI RAIH ADIPURA

Bupati Indramayu Hj. Anna Shopanah Irianto sedang menerima Piala Adipura dari Presiden RI Susilo Bambang Yodhoyono, Senin (10/6), di Istana Negara Jl Medan Merdeka Negara.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Senin, 02 Desember 2013

5 Tenaga Kesehatan Raih Predikat Teladan

'Keberhasilan lima orang tenaga kesehatan menjadi tenaga teladan ini merupakan hasil kerja keras dalam pengabdiannya selama ini. Selain dituntut untuk memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat, para tenaga kesehatan ini juga dituntut untuk bekerja secara kreatif dan inovatif'

           

INDRAMAYU 2/12/2013 - Bertepatan dengan peringatan HUT Korpri ke-42 tahun 2013, Bupati Indramayu menyerahkan penghargaan kepada 5 (lima) orang tenaga kesehatan teladan yang bekerja di Puskesmas di Kabupaten Indramayu. Penyerahan dilakukan Senin (2/12) di Alun-alun Indramayu. Penetapan lima orang tenaga kesehatan sebagai teladan pada tahun 2013 ini sesuai dengan Keputusan Bupati Indramayu Nomor 446/Kep.83-Dinkes/2013.

            Ke lima tenaga kesehatan yang teladan tersebut yakni Dr. Tuti Warnengsih yakni tenaga medis dari Pusksesmas Kecamatan Sukra. Eva Muhafiah, Am.Kep seorang tenaga keperawatan dari Puskesmas Kecamatan Kertasmaya. Usi Afiah Zain, Amd.Farm seorang tenaga kesehatan masyarakat dari Puskesmas Kecamatan Balongan. Sumerih, AMG seorang tenaga nutrisionis dari Pusksesmas Kecamatan Lohbener, dan Iis Istihanah, Am.Keb. seorang bidan desa dari Pusksesmas Kecamatan Kedokanbunder.

            Bupati Indramayu Hj. Anna Sophanah seusai menyerahkan penghargaan seperti yang dilansir Bagian Humas dan Protokol Setda Indramayu mengatakan, keberhasilan lima orang tenaga kesehatan menjadi tenaga teladan ini merupakan hasil kerja keras dalam pengabdiannya selama ini. Selain dituntut untuk memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat, para tenaga kesehatan ini juga dituntut untuk bekerja secara kreatif dan inovatif.

            "Para tenaga kesehatan ini sudah mendedikasikan pengabdiannya selama ini dengan kerja keras dan bahkan mereka telah turun langsung ke masyarakat tanpa canggung. Saya melihat prestasi dokter Tuti dari Puskesmas Sukra sangat pantas untuk prestasi ini, karena dia begitu gigih turun ke masyarakat bahkan sering mengantar pasien ke RSUD untuk dirujuk," kata bupati.

            Sementara itu Dr. Tuti Warnengsih mengungkapkan, prestasi sebagai tenaga medis teladan hanya suatu rutinitas pekerjaan saja. Ketika bekerjapun hanya mengikuti aturan yang ada dan hanya mencoba menyentuh hati pasien dengan perasaan yang dimilikinya.

            "Selama ini saya hanya mencoba menyelami hati seorang pasien jika hendak memberikan pertolongan, dengan menyelami hati pasien maka kita tahu perasaan dan keinginan pasien itu sendiri. Inilah yang menjadi rutinitas pekerjaan saya selama ini. Kalaupun ternyata buah dari pekerjaan itu saya menjadi tenaga medis teladan, itu urusan lain yang terpenting saya bekerja untuk masyarakat," katanya. (deni/humasindramayu)

           

           

Minggu, 01 Desember 2013

Berita Hari Ini

HUT KORPRI ke-42

Wujudkan Birokrasi yang Bersih dan Anti Korupsi

 

'Korpri harus menjadi birokrasi yang bersih, efesien, efektif, transparan dan akuntabel. Serta meningkatkan budaya anti korupsi agar menjadi birokrasi yang cerdas, cepat, profesional dan responsif'

 

Di usia ke-42 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) harus menjelma menjadi birokrasi yang bersih dan terus meningkatkan budaya anti korupsi karena hal tersebut merupakan tuntutan dari masyarakat terhadap organisasi Korpri. Hal itu ditegaskan Bupati Indramayu Hj. Anna Sophanah ketika menjadi Inspektur Upacara pada peringatan HUT Korpri ke-42 tingkat Kabupaten Indramayu yang berlangsung di Alun-alun Indramayu, Senin (2/12).

Membacakan sambutan Presiden Republik Indonesia selaku Penasehat Nasihat Korpri, Bupati menegaskan, lebih dari empat dekade Korpri tampil sebagai organisasi profesi yang tetap menunaikan tugas kedinasannya secara lebih profesional sesuai tuntutan dan perkembangan zaman. Berkat dedikasi dan komitmen para anggota Korpri bersama-sama segenap elemen bangsa mampu bertahan dari krisis keuangan global.

Sebagaimana sudah ditegaskan tahun lalu, menjadi tugas semua untuk meningkatkan komitmen pemberian pelayanan publik yang lebih baik, kepada masyarakat. Tahun depan, segenap anggota Korpri dapat terus meningkatkan komitmen itu untuk menuntaskan agenda pembangunan nasional yang tertuang dalam rencana pembangunan jangka menengah nasional tahun 2010-2014.

"Saya tidak ingin mendengar adanya pelayanan publik yang masih lambat. Kita telah menjalankan reformasi birokrasi dalam sembilan tahun terakhir ini.  Esensi dari reformasi birokrasi yang kita jalankan adalah, memberikan pelayanan terbaik kepada rakyat. Rakyat harus mendapat perlakuan dan pelayanan dari segenap aparatur pemerintahan dengan sebaik-baiknya," tegas bupati.

Pada kesempatan itu Bupati berpesan dan mengharapkan kepada seluruh anggota Korpri agar meningkatkan profesionalisme sebagai aparatur negara, agar masyarakat benar-benar dapat merasakan manfaat dari reformasi birokrasi, yang dijalankan bersama. Selanjutnya mewujudkan birokrasi yang bersih, efesien, efektif, transparan dan akuntabel. Serta meningkatkan budaya anti korupsi dan melaksanakan Instruksi Presiden Nomor 1 tahun 2013, tentang pencegahan dan pemberantasan korupsi dan menciptakan birokrasi yang cerdas, cepat, profesional dan responsif.

Kemudian, anggota Korpri juga harus menunjukkan keteladanan sebagai aparatur negara yang bersih dan berwibawa. Tidak mencederai kepercayaan rakyat dan sumpah jabatan. "Kita memiliki amanat dan tanggung jawab yang besar, dalam menjalankan tugas kepada tuhan, bangsa dan negara," katanya.

Dalam menghadapi pemilihan umum dan pemilihan presiden dan wakil presiden tahun 2014 mendatang, para anggota Korpri juga harus menjaga netralitas dan membebaskan tatanan organisasi kepegawaian dari kepentingan politik. Sebagai aparatur pemerintahan, segenap anggota Korpri diwajibkan untuk bersikap netral dan adil. "Mari kita tunjukkan kepada rakyat,  bahwa jajaran aparatur pemerintahan di era reformasi saat ini, merupakan pelayan masyarakat. Kedepankan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi atau golongan," pinta bupati.

Pada upacara tersebut diserahkan SK pensiun bagi 24 PNS yang masuk pensiun di Bulan Desember, penyerahan penghargaan kepada 5 tenaga kesehatan teladan, penghargaan kepada lomba Adipura antar desa tahun 2013, penyerahan lomba kebersihan tingkat desa/kelurahan penunjang Adipura, dan penyerahan kepada pemenang lomba volly ball dalam rangka HUT Korpri ke-42. (deni/humasindramayu)

 

 

Kamis, 28 November 2013

KORPRI Ziarah ke Makam Pahlawan

 

INDRAMAYU 28/11/2013 - Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya. Sepenggal kalimat tersebut mungkin benar adanya. Sebagai bangsa yang telah merdeka berkat perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raganya. Maka sudah sepantasnya sebagai generasi yang telah merasakan kemerdekaan memberikan penghormatan kepada mereka yang telah memerdekakan negeri ini.

Bertempat di Taman Makam Pahlawan (TMP) Dharma Ayu, Kamis pagi (28/10) Wakil Bupati Indramayu H. Supendi  memimpin langsung kegiatan Ziarah rombongan dalam rangkaian peringatan HUT KORPRI tingkat Kabupaten Indramayu tahun 2013. Selain itu juga hadir unsur pimpinan dari Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Indramayu.

Di Taman Makam Pahlawan Darma Ayu Indramayu telah dimakamkan anggota TNI/POLRI sebanyak 170 orang, sipil sebanyak 7 orang, dan pahlawan tak dikenal sebanyak 17 orang. Ziarah Nasional di TMP Dharma Ayu ini juga diikuti oleh para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), TNI/POLRI, Satpol PP, anggota Korpri, OKP dan Ormas, Pramuka, pelajar dan mahasiswa. (deni/humasindramayu)

 

 

Menanam Pohon Sebagai Ladang Ibadah

 

WIDASARI 28/11/2013 – Menanam pohon harus dijadikan sebagai ladang ibadah karena dengan menanam pohon akan sangat bermanfaat bagi generasi berikutnya. Hal tersebut ditegaskan Bupati Indramayu Hj. Anna Sophanah ketika berlangsung peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) dan Bulan Menanam Nasional (BMN) tahun 2013 yang berlangsung di Desa Widasari, Kamis (28/11).

Bupati menambahkan, dengan menanam pohon akan sangat bermanfaat bagi umat manusia. Bukan saja bermanfaat bagi manusia itu sendiri secara ekonomis namun juga yang terpenting dengan menanam pohon akan dapat melestarikan dan menciptakan keseimbangan lingkungan. Pohon merupakan pemasok kebutuhan oksigen (O2) karena pohon dapat merubah CO2 menjadi O2 yang saat ini dinikmati secara gratis oleh masnusia. Pohon memberikan manfaat yang besar bagi generasi sekarang dan yang akan datang. HMPI menjadi titik tolak agar masyarakat di kota maupun di desa tergerak untuk menanam serta memilihara pohon.

"Saya optimis apabila gerakan penanaman satu milyar pohon sebagai upaya membangun ekosistim hutan, kita lakukan terus menerus dengan jenis pohon yang tepat maka kualitas lingkungan hidup akan meningkat yang berdampak positif bagi kecukupan air bersih, ketahanan pangan dan ketahanan enersi terbarukan. Oleh karena itu para pihak yang melakukan penanaman perlu berkonsultasi dengan para penyuluh kehutanan untuk pemilihan jenis pohon yang tepat agar tidak berdampak kekeringan pada sumber mata air," tegas bupati.

Sementara itu Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Indramayu Ir. Joko Pramono mengatakan, sampai dengan bulan Nopember 2013 ini sebanyak 3.784.490  batang pohon berhasil ditanam dengan jenis tanaman yakni Mangrove, Jati, Jabon, Terembesi, Mahoni, Ketapang, dan lainnya.

"Pada hari ini kami menyediakan bibit 3.400 batang pohon yang dibagikan kepada masyarakat yang memerlukan. Kegiatan tingkat kabupaten ini dapat ditindaklanjuti di tingkat kecamatan, untuk itu kami menitipkan stimulan sebanyak 100 pohon untuk setiap kecamatan," tegas Joko.

Maksud dari penanaman ini sebagai sarana edukasi karena dapat meningkatkan kepedulian, kemampuan dan kemandirian seluruh componen bangsa pentingnya menanam dan memlihara pohon. Kemudian mengajak seluruh komponen bangsa untuk melakukan penanaman dan pemeliharaan pohon secara berkelanjutan. Sedangkan yang menjadi lokasi sasaran kegiatan adalah tanah kosong dan lahan kritis baik dalam kawasan hutan negara maupun diluar kawasan hutan serta ruang terbuka hijau.

"Saya berharap hasil dari upaya rehabilitasi dan penanaman bibit tersebut dapat dipelihara dengan sebaik-baiknya dan dikelola secara bijak demi kemakmuran seluruh masyarakat Indramayu. Setelah ditanam, diharapkan mahasiswa ikut serta menjaga pohon yang telah ditanam ini. Jangan sampai pohon yang belum besar ditebang kemudian disalahgunakan, ini akan merugikan kita semua," kata Joko.(deni/humasindramayu)

 

 


Selasa, 26 November 2013

Bupati Canangkan PHBS Untuk Indramayu Sehat 2015

 

            SINDANG 26/11/2013 – Bupati Indramayu mencanangkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) untuk Indramayu Sehat 2015. Pencanangan tersebut bersamaan dengan puncak Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) tingkat Kabupaten Indramayu yang berlangsung di halaman GOR Singalidra Sindang, Selasa (26/11).

Bupati menegaskan, Gerakan Prilaku Hidup Bersih dan Sehat  harus terus dilaksanakan dengan memperhatikan status kesehatan anak dalam kehidupan sehari-hari dengan langkah yakni memantapkan kesehatan akan sebagai prioritas utama dalam kehidupan, mengembangkan kemampuan keluarga, orang tua, dan wali anak dalam memenuhi hak-hak anak untuk menjadi sehat. Kemudian menggerakkan berbagai potensi masyarakat dalam mendukung upaya peningkatan derajat kesehatan anak.

Langkah selanjutnya yakni meningkatkan derajat kesehatan anak melalui berbagai lintas sektor terkait. Mengembangkan pelayanan kesehatan fisik, mental, dan sosial anak yang berkualitas dan tersedia secara merata, adil, dan terjangkau, dan meningkatkan lingkungan fisik, mental, dan sosial yang sehat bagi anak.

Bupati menambahkan, harapan gambaran anak Indonesia di masa depan yang ingin dicapai melalui pembangunan kesehatan anak adalah setiap anak Indonesia hidup dalam keluarga, masyarakat, dan lingkungan yang sehat dan berperilaku hidup sehat, memiliki akses terhadap pelayanan kesehatan komprehensif yang bermutu dan merata, sehingga memiliki derajat kesehatan yang setinggi-tingginya.

Untuk memenuhi harapan gambaran masa depan anak yang memiliki kualitas, dicirikan dengan tingkat kesehatan dan kecerdasan yang tinggi salah satunya ditentukan oleh konsumsi makanan sehari-hari yang dipilih dengan formulasi status gizi yang diberikan sesuai dengan ukuran tingkat kebutuhan.

"Hal ini harus menjadi perhatian secara khusus bagi para orang tua dan keluarga terhadap pengaruh makanan yang berkualitas dalam status gizi anak, dimulai dari bayi masih dalam kandungan hingga umur balita. Dengan status gizi baik diperoleh dari zat-zat gizi yang cukup dan digunakan secara efisien akan mempengaruhi pertumbuhan fisik, perkembangan otak dan kemampuan kerja motorik yang tinggi," tegas bupati.

Pada pencanangan PHBS tersebut diawali dengan gerakan makan ikan, sikat gigi dan cuci tangan pakai sabun yang dilakukan oleh dokter kecil. Diramaikan pula dengan penampilan group musik nasyid Debu dari Jakarta.  Turut hadir pada puncak HKN tersebut kader Posyandu seluruh Indramayu, para pensiunan Dinas Kesehatan dan para penggiat kesehatan lainnya. (deni/humasindramayu).